Kondisi Umum Desa Jatigono

Administrator 17 Januari 2018 13:42:01 WIB

1. Letak Geografis

Secara geografis Desa Jatigono terletak pada posisi 7°21'-7°31' Lintang Selatan dan 110°10'-111°40' Bujur Timur. Topografi ketinggian desa ini adalah berupa daratan sedang yaitu sekitar 156 m di atas permukaan air laut. Berdasarkan data BPS kabupaten Lumajang tahun 2004, selama tahun 2004 curah hujan di Desa Jatigono rata-rata mencapai 2.400 mm. Curah hujan terbanyak terjadi pada bulan Desember hingga mencapai 405,04 mm yang merupakan curah hujan tertinggi selama kurun waktu 2000-2008.

Secara administratif, Desa Jatigono terletak di wilayah Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang dengan posisi dibatasi oleh wilayah desa-desa tetangga.

  • Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Kunir Kidul Kecamatan Kunir
  • Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Kunir Kidul Kecamatan Kunir
  • Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Jatirejo Kecamatan Kunir
  • Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Sukosari Kecamatan Kunir.

 

Jarak tempuh Desa Jatigono ke ibu kota kecamatan adalah 3 km, yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar  5  menit. Sedangkan jarak tempuh ke ibu kota kabupaten adalah 15 km, yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 30 menit dengan menggunak an kendaraan roda dua.

    

2. Kondisi dan Ciri Geologis Wilayah

Luas Wilayah Desa Jatigono adalah 596 Ha. Luas lahan yang ada terbagi ke dalam beberapa peruntukan, yang dapat dikelompokkan seperti untuk fasilitas umum, pemukiman, pertanian, perkebunan, kegiatan ekonomi dan lain-lain.

Luas lahan yang diperuntukkan untuk pemukiman adalah 95 Ha. Luas lahan yang diperuntukkan untuk Pertanian adalah 196 Ha.

 

 Luas lahan untuk ladang tegalan dan perkebunan adalah 264 Ha. Luas lahan untuk Hutan Produksi adalah 0 Ha. Sedangkan luas lahan untuk fasilitas umum adalah sebagai berikut: untuk perkantoran 1 Ha, sekolah 6 Ha, olahraga 1 Ha, dan tempat pemakaman umum 2 Ha.

 

Wilayah Desa Jatigono secara umum mempunyai ciri geologis berupa lahan tanah hitam yang sangat cocok sebagai lahan pertanian dan perkebunan. Secara prosentase kesuburan tanah Desa Jatigono terpetakan sebagai berikut: sangat subur  50 Ha, subur 70 Ha, sedang 50 Ha, tidak subur/ kritis 26 Ha. Hal ini memungkinkan tanaman padi untuk dapat panen dengan menghasilkan 8 ton / ha. Tanaman jenis palawija juga cocok ditanam di sini.

Berdasarkan data yang masuk tanaman palawija seperti kedelai, kacang tanah, kacang panjang, jagung, dan ubi kayu, ubi jalar, serta tanaman buah seperti mangga, pepaya, melon dan pisang juga mampu menjadi sumber pemasukan (income) yang cukup handal bagi penduduk desa ini.

Untuk tanaman perkebunan, jenis tanaman tembakau merupakan tanaman handalan. Kondisi alam yang demikian ini telah mengantarkan sektor pertanian secara umum menjadi penyumbang Produk Domestik Desa Bruto (PDDB) terbesar yaitu Rp 10.511.860.000 atau hampir 45% dari Produk Domestik Desa Bruto (PDDB) Desa yang secara total mencapai Rp. 22.607.605.000. 

 

 

Jenis tanah campuran antara tanah sawah dan tanah pekarangan Desa Jatigono ini menjadi sangat bagus sebagai lahan pemukiman dan jalan, karena tanah tersebut bukan merupakan tanah gerak. Oleh sebab itu, masyarakat Desa Jatigono menyukai membangun rumah dari tembok bangunan. Dari 95% rumah yang ada, hanya sekitar 5% rumah saja yang terbuat dari bambo.

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Lokasi Jatigono

tampilkan dalam peta lebih besar