INFO DESA

SEDEKAH DESA JATIGONO TAHUN 2024
18 Juli 2024   111 kali

Jatigono, 18 Juli 2024

Kemarin pada tanggal 16 Juli 2024 telah dilaksanakan salah satu kegiatan rutin tahunan Desa Jatigono dalam rangka memperingati 10 Muharram. Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Camat Kunir, Babinsa, Bhabinkamtibmas, RT, RW, Perangkat Desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh kesenian, dan berbagai unsur masyarakat maupun kelompok yang ada di Desa Jatigono. Kegiatan yang diselenggarakan ini biasa disebut dengan kegiatan SEDEKAH DESA.

Runtutan acara kegiatan ini masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni dimulai dengan khotmil quran. Khotmil quran dimulai setelah ashar hingga selesai dan dipimpin oleh tokoh agama yakni Bpk Dugel Bashori. Setelah usai acara pertama ini, dilanjutkan dengan acara yang kedua yakni membuka bumi.

Acara kedua setelah khotmil quran yakni membuka bumi yang dilaksanakan oleh Dalang Ruwat yang biasa dipanggil dengan nama Cak Mat. Membuka bumi adalah sebuah ritual adat yang berisi dengan do’a – do’a yang dimohonkan kepada Allah SWT supaya segala kegiatan yang dilaksanakan oleh warga masyarakat Desa Jatigono diberi kelancaran hingga kegiatan tersebut selesai. Ritual ini dilaksanakan bersama dengan kepala desa sebagai perwakilan masyarakat Desa Jatigono.

Acara ketiga adalah laporan panitia penyelenggara Sedekah Desa Jatigono, sambutan Camat Kunir dan sambutan Kepala Desa Jatigono. Kemudian dilanjutkan dengan istighosah bersama perangkat desa, undangan, dan warga masyarakat yang hadir. Istighosah dipimpin oleh tokoh agama yakni Bpk Marsam, tahlil dipimpin oleh Bpk. Abdul Ghofar dan terakhir ditutup dengan Do’a Oleh Bpk Sulhan Hadi. Semua yang hadir mengikuti istighosah dengan khidmat dan khusyuk.

Acara yang keempat adalah santunan anak yatim piatu kepada 55 anak yang berada di Desa Jatigono. Santunan yang diberikan kepada anak yatim piatu merupakan sumbangan dari Baznas, PT Semeru Putra Migas, PT Indomarco Prismatama, UPK Dharma Agung, Tani Agung, Jalu Motor dan donatur yang tidak mau disebutkan namanya. Dana dari donatur yang dititipkan kepada panitia penyelenggara dikumpulkan dan dibagi rata kepada anak yatim piatu.

Acara kelima adalah pagelaran wayang ruwat yang  menceritakan sebuah lakon dan juga berisi dengan do’a – do’a dalam bahasa jawa. Wayang ruwat dimulai pada pukul 20:30 WIB hingga dini hari sekitar pukul 02:00 WIB. Setelah pagelaran wayang ruwat selesai juga ada sebuah ritual yang banyak orang tungu-tunggu yakni Ugem oleh Cak Mat. Ugem adalah sebuah ritual untuk meminta petunjuk mengenai kejadian pada masa yang akan datang.

Seluruh acara pada kegiatan Sedekah Desa selesai pada dini hari dan ditutup dengan menyebar tolak tanggul di empat penjuru. Tujuannya adalah untuk menolak wabah dan musibah supaya tidak masuk ke Desa Jatigono.

Kembali